Showing posts with label siswa. Show all posts
Showing posts with label siswa. Show all posts

Saturday, 15 June 2019

JENIS-JENIS MEDIA PEMBELAJARAN


Berdasarkan perkembangan teknologi, media pembelajaran dapat dikelompokkan ke dalam empat kelompok, yaitu :
1)         Media Hasil Teknologi Cetak
Teknologi cetak adalah cara untuk menghasilkan atau menyampaikan materi, seperti buku dan materi visual statis terutama melalui proses pencetakan mekanis atau fotografis. Kelompok media hasil teknologi cetak meliputi teks, grafik, foto atau representasi fotografik dan reproduksi.
Teknologi cetak memiliki ciri-ciri berikut :
Ø  Teks dibaca secara linier, sedangkan visual diamati berdasarkan ruang;
Ø  Baik teks maupun visual menampilkan komunikasi satu arah dan reseptif;
Ø  Teks dan visua ditampilkan statis (diam);
Ø  Pengembangannya sangat tergantung kepada prinsip-prinsip kebahasaan dan persepsi visual;
Ø  Baik teks maupun visual berorientasi (berpusat) pada siswa;
Ø  Informasi dapat diatur kembali atau ditata ulang oleh pemakai.
2)            Media Hasil Teknologi Audio-visual
Teknologi audio-visual cara menghasilkan atau menyampaikan materi dengan menggunakan mesin-mesin mekanis dan elektronik untuk menyajikan pesan-pesan audio dan visual. Pengajaran melalui media audio-visual jelas bercirikan pemakaian perangkat keras selama proses belajar, seperti mesin proyektor film, tape recorder, dan proyektor visual yang lebar. Jadi, pengajaran melalui audio-visual adalah produksi dan penggunaan materi yang penyerapannya melalui pandangan dan pendengaran serta tidak seluruhnya tergantung kepada pemahaman kata atau simbol-simbol yang serupa.
Ciri-ciri utama teknologi media audio-visual adalah sebagai berikut :
Ø  Mereka biasanya bersifat linear;
Ø  Mereka biasanya menyajikan visual yang dinamis;
Ø  Mereka digunakan dengan cara yang telah ditetapkan sebelumnya oleh perancang/pembuatanya;
Ø  Mereka merupakan representasi fisik dari gagasan real atau gagasan abstrak;
Ø  Mereka dikembangkan menurut prinsip psikologis behaviorisme dan kognitif;
Ø  Umumnya mereka berorientasi kepada guru dengan tingkat pelibatan interaktif murid yang rendah.
3)            Media Hasil Teknologi yang Berdasarkan Komputer
Teknologi berbasis Komputer merupakan cara menghasilkan atau menyampaikan materi dengan menggunakan sumber-sumber yang berbasis mikro-prosesor. Perbedaan antara media yang dihasilkan oleh teknologi berbasis komputer dengan yang dihasilkan dari dua teknologi lainnya adalah karena informasi/materi disimpan dalam bentuk digital, bukan dalam bentuk cetakan atau visual.
Beberapa ciri media yang dihasilkan teknologi berbasis komputer (baik perangkat keras maupun perangkat lunak) adalag sebagai berikut:
Ø  Mereka dapat digunakan secara acak, non-sekuensial, atau secara linear;
Ø  Mereka dapat digunakan berdasarkan keinginan siswa atau berdasarkan keinganan perancang/pengembang sebagaimana direncanakannya;
Ø  Biasanya gagasan-gagasan disajikan dalam gaya abstrak dengan kata, symbol, dan grafik;
Ø  Prinsip-prinsip ilmu kognitif untuk mengembangkan media ini;
Ø  Pembelajaran dapat berorientasi siswa dan melibatkan interaktivitas siswa yang tinggi.
4)         Media Hasil Gabungan Teknologi Cetak dan Komputer
Teknologi gabungan adalah cara untuk menghasilkan dan menyampaikan materi yang menggabungkan pemakaian beberapa bentuk media yang dikendalikan oleh komputer.
Beberapa ciri utama teknologi gabungan adalah:
Ø  Ia dapat digunakan secara acak, sekuensial, secara linear;
Ø  Ia dapat diguanakan sesuai dengan keinginan siswa bukan saja dengan cara yang direncanakan dan diinginkan oleh perancangnya;
Ø  Gagasan-gagasan sering disajikan secara realistic dalam konteks pengalaman siswa, menurut apa yang relevan dengan siswa, dan di bawah pengendalian siswa;
Ø  Prinsip ilmu kognitif dan konstruktivisme diterapkan dalam pengembangan dan penggunaan pelajaran;
Ø  Pembelajaran ditata dan terpusat pada lingkup kognitif sehingga pengetahuan dikuasai jika pelajaran itu digunakan;
Ø  Bahan-bahan pelajaran melibatkan banyak interaktivitas siswa;
Ø  Bahan-bahan pelajaran memadukan kata dan visual dari berbagai sumber.


Sunday, 9 September 2018

pengertian hasi belajar siswa


                                            

Hasil belajar adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki siswa setelah ia menerima pengalaman belajarnya. Hasil belajar siswa pada hakikatnya adalah perubahan mencakup bidang kognitif, afektif dan psikomotoris yang berorientasi pada proses belajar mengajar yang dialami siswa (Sudjana, 2005). Sementara menurut Gronlund (1985) hasil belajar adalah suatu bagian pelajaran misalnya suatu unit, bagian ataupun bab tertentu mengenai materi tertentu yang telahdikuasai oleh siswa. Sudjana (2005) mengatakan bahwa hasil belajar itu berhubungan dengan tujuan instruksional dan pengalaman belajar yang dialami siswa; sebagaimana dituangkan dalam bagan 1:

Bagan.1 Hubungan Tujuan Instruksional, Pengalaman Belajar, dan Hasil Belajar



 
 

Bagan ini menggambarkan unsur yang terdapat dalam proses belajar mengajar. Hasil belajar dalam hal ini berhubungan dengan tujuan instruksional dan pengalaman belajar. Adanya tujuan instruksional merupakan panduan tertulis akan perubahan perilaku yang diinginkan pada diri siswa (Sudjana, 2005), sementara pengalaman belajar meliputi apa-apa yang dialami siswa baik itu kegiatan mengobservasi, mengobservasi, membaca, meniru, mencoba sesuatu sendiri, mendengar, mengikuti perintah (Spears, dalam Sardiman, 2000).
Sistem pendidikan nasional dan rumusan tujuan pendidikan; baik tujuan kurikuler maupun tujuan instruksional pada umumnya menggunakan klasifikasi hasil belajar Bloom yang secara garis besar membaginya menjadi tiga ranah, ranah kognitif, afektif, dan psikomotoris. Ranah kognitif berkenaan dengan hasil belajar intelektual yang terdiri dari enam aspek, yakni: knowledge (pengetahuan), comprehension (pemahaman), aplikasi, analisis, sintesis, dan evaluasi. Kedua aspek pertama disebut kognitif tingkat rendah dan keempat aspek berikutnya termasuk kognitif tingkat tinggi. Ranah afektif berkenaan dengan sikap yang terdiri dari lima aspek, yakni: penerimaan, jawaban atau reaksi, penilaian, organisasi, dan internalisasi. Ranah psikomotoris berkenaan dengan hasil belajar keterampilan dan kemampuan bertindak yang terdiri atas enam aspek, yakni: gerakan refleks, keterampilan gerakan dasar, kemampuan perseptual, keharmonisan atau ketepatan, gerakan keterampilan kompleks, dan gerakan ekspresif dan interpretatif (Sudjana, 2005).




 



                                               


Operasionalisasi Variabel penelitian

1. Variabel dan hubungan Antar Variabel Variabel adalah karakteristik yang bisa diduplikasikan ke dalam sekurang-kurangnya dua klasifikasi a...